Sarang lebah madu
Lebah madu adalah salah satu hewan yang hidup berkelompok dan kaya manfaat. Lebah madu selalu hidup berkoloni, rata-rata setiap koloni berkisar 60-70 ribu lebah dalam satu sarang. Sarang lebah madu memiliki bentuk segienam $($heksagonal$)$, banyak ilmuwan yang  telah mengkaji kehidupan tingkah laku dan tempat lebah madu. Di antara mereka adalah Butler $($1954$)$, Snodgrass $($1956$)$, Wafa $($1963$)$, Root $($1974$)$, Abd al-Lathif dan Abu an-Naja $($1974$)$, Perusahaan penerbitan Dadant $($1975$)$, Crane $($1975, 1977, 1980, 1990$)$, Crane dan Graham $($1985$)$, al-Hamashi $($1979$)$, Morse $($1980$)$, al-Bambi $($1989$)$, Abd as-Salam $($1990$)$ dan al-Hefni $($1994$)$.

Ahli matematika melalui proses yang panjang mengemukakan segienam dipilih lebah karena memiliki bahan untuk pembuatan sarang yang sedikit tetapi dapat mempunyai kapasitas yang besar. Secara matematis segienam memiliki kelebihan dibanding bangun lain, segienam memiliki luas permukaan minimum tetapi dapat menyimpan dengan kapasitas maksimum. Lebah madu membangan sarangnya dari titik yang berbeda-beda, mereka saling bekerjasama sehingga pembangunan tersebut sampai bertemu dan tidak ada kesalahan sedikitpun pada tempat dimana mereka bertemu. Itulah keajaiban makhluk Allah SWT yang dapat merancang sarangnya dalam bentuk yang istimewa. “Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda $($kebenaran Tuhan$)$ bagi orang-orangyang memikirkan" $($Surat An-Nahl, Ayat 69$)$.


Secara matematis apabila kita misalkan luas suatu bangun adalah 1, diperoleh perbandingan keliling antara bangun segitiga, persegi dan segienam sebagai berikut 

Ksegitiga : Kpersegi : Ksegienam $\approx$ 4,559014113909 : 4 : 3,722419436408.
Dari perhitungan tersebut terbukti bahwa bangun segienam mempunyai keliling yang terkecil dengan luas yang sama. Selanjutnya kita misalkan keliling bangun tersebut adalah 1, diperoleh perbandingan luas antara bangun segitiga, persegi dan segienam sebagai berikut 
Lsegitiga : Lpersegi : Lsegienam $\approx$ 0,048112522432 : 0,0625 : 0.072168783648.

Dari perhitungan tersebut terbukti bahwa bangun segienam mempunyai luas yang terbesar dengan keliling yang sama.Itulah contoh pembuktian perbandingan luas dan keliling dari tiga bangun, pembuktian tersebut hanya sebagai contoh saja. Jika ditarik kesimpulan secara umum pembuktian tersebut masih kurang karena hanya membandingkan antara tiga bangun. Meskipun itu hanya contoh kecil pembbuktian tapi kita yakin bahwa dari penelitian ilmuwan dalam jangka waktu yang lama terbukti bahwa segienam mempunyai keistimewaan dari semua bangun. Keistimewaannya yaitu bangun segienam mempunyai kapasitas penyimpanan yang maksimum dengan luas permukaan minimum.  


Sumber:

AI-Hefni, Abd Al-Mun’im, Mukjizat Al-Qur’an tentang Lebah dan Madu.
Priyanto, A. R. , 2009, Segienam pada sarang lebah madu dalam sains dan islam (skripsi), UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.